Sabtu, 15 September 2018
Operator dan Operand
Nama : Brilian Luhur Pambudi
Kelas : 1A Teknik Informatika
Semester: 1
A. OPERAND
Operand adalah suatu variabel ( angka atau karakter ) yang akan dioperasikan/diproses oleh operator untuk mengetahui hasil.
Berikut ini termasuk jenis-jenis Operand yaitu:
1) ANGKA
Semua operasi pada internal komputer berupa data biner, namun user berinteraksi dengan bilangan desimal. Bilangan desimal direpresentasikan dalam 4 bit kode biner.
2) KARAKTER
Umumnya bentuk data adalah teks atau kumpulan karakter.
3) DATA LOGIKA
Pada umumnya setiap word atau yang lain merupakan satu unit data yang masing masing unit data memiliki nilai 0 atau 1. Ketika dipandang dengan cara ini, maka data tersebut dianggap sebagai data logika. Data logika hanya bernilai true “1” atau false “0”.
B. OPERATOR
Operator adalah simbol yang mengolah nilai pada operand dan menghasilkan nilai baru:
a) Tanda taambah (+)
b) Tanda kurang ( - )
c) Tanda kali ( * )
d) Tanda bagi ( : )
Ada beberapa jenis operator yaitu :
1) Assigment Operator / Operator Penugasan
Adalah operator yang menggunakan tanda sama dengan ( = ) untuk mengisi sebuah nilai dalam suatu variabel.
Operator
|
Contoh
|
Sama Dengan Perintah
|
=
|
x=y
|
x=y
|
+=
|
x+=y
|
x=x+y
|
-=
|
x-=y
|
x=x-y
|
*=
|
x*=y
|
x=x*y
|
/=
|
x/=y
|
x=x/y
|
2). Arithmetic Operator / Operator Aritmatika
Operator aritmatika adalah operator yang digunakan untuk pengolahan aritmatika seperti penjumlahan dua bilangan bulat atau penjumlahan dua bilangan pecahan, pengurangan dua bilangan bulat atau pengurangan dua bilangan pecahan, perkalian dua bilangan bulat atau perkalian dua bilangan pecahan, pembagian dua bilangan bulat atau pembagian dua bilangan pecahan, mencari sisa pembagian bilangan bulat (modulo), penambahan nilaivariable dengan satu (increment), dan pengurangan nilai variable dengan satu (decrement).
Beberapa operator aritmatika antara lain:
(*) : untuk perkalian
(+) : untuk penjumlahan
(-) : untuk pengurangan
(/) : untuk pembagian
(%) : untuk sisa pembagian (modulus)
Contohnya:
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
void main(){
int m = 90, n = 50;
cout<<m<<" + "<<n<<" = "<<m+n<<endl;
cout<<m<<" - "<<n<<" = "<<m-n<<endl;
cout<<m<<" * "<<n<<" = "<<m*n<<endl;
cout<<m<<" / "<<n<<" = "<<m/n<<endl;
cout<<m<<" % "<<n<<" = "<<m%n<<endl;
cout<<"-"<<m<<" = "<<-m<<endl;
getch();
}
3) HIRARKI PERHITUNGAN
Di dalam suatu ekspresi aritmatika kita seringkali menjumpai beberapa operator aritmatika yang berbeda namun digunakan secara bersamaan. maka eksekusi terhadap ekspresi aritmatika tersebut harus dimulai dari operator yang memiliki hirarki/tingkatan yang tertinggi kemudian ke operator berikutnya yang mempunyai tingkatan yang lebih rendah
Berikut ini urutan/hirarki operator aritmatika dari urutan tertinggi ke urutan terendah:
Operator
|
Keterangan
|
* atau / atau %
|
Tingkat Operator Sama (tertinggi), Penggunaan bergantung pada posisinya, urutan sebelah kiri didahulukan kemudian sebelah kanan.
|
+ atau -
|
Tingkat Operator Sama (terendah), Penggunaan bergantung pada posisinya, urutan sebelah kiri didahulukan kemudian sebelah kanan.
|
Contoh :
X = 2 + 6 * 2 / 4
//Langkah perhitungan C++ X = 2 + 6 * 2 / 4 X = 2 + 12/ 4 X = 2 + 3 X = 5 |
4) Operator Increment and decrement (++, --)
Fungsi operator Increment (++) dan operator decrement (--) yaitu meningkatkan atau mengurangi satu nilai yang tersimpan dalam variabel.
Source Code
++ x ;
-- y ;
//atau
x ++ ;
y -- ;
|
Operator Increment adalah operator yang digunakan untuk menaikan nilai variabel sebesar 1, sedangkan decrement digunakan untuk menurunkan nilai sebesar 1.
#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
int a, b;
a = 4;
b = ++a;
cout << "a:" << a;
cout << " b:" << b;
}
|
5) Operato Relasi
Operator relasi adalah operator yang digunakan dalam suatu statement bersyarat yang selalu menghasilkan nilai true atau false.
Operator
|
Keterangan
|
==
|
Sama dengan
|
!=
|
Tidak sama dengan
|
>
|
Lebih dari
|
<
|
Kurang dari
|
>=
|
Lebih dari atau sama dengan
|
<=
|
Kurang dari atau sama dengan
|
Operator ini digunakan untuk menguji hubungan antara nilai dan atau variabel.
#include <iostream>
using namespace std;
void main() {
bool nilai;
nilai = 3 > 2 ; // hasil ungkapan : benar
cout << "Nilai = " << nilai;
nilai = 2 > 3 ; // hasil ungkapan : salah
cout << "Nilai = " << nilai;
}
|
Hasil:
• Nilai = 1
• Nilai = 0
6) Operator Logika
Operator Logika adalah operator yang digunakan untuk membandingkan dua nilai variabel atau lebih. Hasil dari operasi ini adalah nilai boolean true atau false.
• Nilai = 1
• Nilai = 0
6) Operator Logika
Operator Logika adalah operator yang digunakan untuk membandingkan dua nilai variabel atau lebih. Hasil dari operasi ini adalah nilai boolean true atau false.
· && (AND) Jika semua operand bernilai benar (TRUE) maka kondisi bernilai benar.
· || (OR) Jika salah satu operand bernilai benar (TRUE) maka kondisi bernilai benar.
· ! (NOT) Digunakan untuk membalik kondisi. Jika kondisi benar (TRUE) maka akan berubah menjadi salah (FALSE), begitu pula sebaliknya
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
float a, b, c, d, e , f, g, h;
cout << "Masukkan Nilai A = "; cin >> a;
cout << "Masukkan Nilai B = "; cin >> b;
cout << "Masukkan Nilai C = "; cin >> c;
//proses AND
d = a+4 < 10;
e = b > a+5;
f = c-3 >= 4;
g = d && e && f;
cout << endl << endl;
cout << "Program Ekspresi AND" << endl << endl;
cout << "Hasil dari d = a+4 < 10 adalah " << d << endl;
cout << "Hasil dari e = b > a+5 adalah " << e << endl;
cout << "Hasil dari f = c-3 >= 4 adalah " << f << endl;
cout << endl << endl;
cout << "Hasil dari g = d && e && f adalah " << g << endl;
//proses OR
d = a+4 < 10;
e = b > a+5;
f = c-3 >= 4;
g = d || e || f;
cout << endl << endl;
cout << "Program Ekspresi OR" << endl << endl;
cout << "Hasil dari d = a+4 < 10 adalah " << d << endl;
cout << "Hasil dari e = b > a+5 adalah " << e << endl;
cout << "Hasil dari f = c-3 >= 4 adalah " << f << endl;
cout << endl << endl;
cout << "Hasil dari g = d || e || f adalah " << g << endl;
//proses NOT
d = a+4 < 10;
e = b > a+5;
f = c-3 >= 4;
g = !d ;
cout << endl << endl;
cout << "Program Ekspresi NOT" << endl << endl;
cout << "Hasil dari d = a+4 < 10 adalah " << d << endl;
cout << "Hasil dari e = b > a+5 adalah " << e << endl;
cout << "Hasil dari f = c-3 >= 4 adalah " << f << endl;
cout << endl << endl;
cout << "Hasil dari g = !d adalah " << g << endl;
return 0;
}
|
7) Operator Bitwise
Operator bitwise adalah operator yang digunakan untuk memanipulasi bit-bit nilai data yang ada di memori. Operator ini hanya dapat digunakan untuk tipe data char, int dan long int. Untuk operator bitwise dalam bentuk bit, dilakukan dalam bit per bit (binary).
Operator
|
Keterangan
|
~
|
Bitwise Not
|
<<
|
Bitwise Shift Left
|
>>
|
Bitwise Shift Right
|
&
|
Bitwise AND
|
^
|
Bitwise XOR
|
|
|
Bitwise OR
|
a) Contoh Operator Bitwise Left
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a;
cout << "Masukkan Nilai a = "; cin >> a;
a = a<<1;
cout << "Hasil dari Geser 1 Bit ke kiri = " << a << endl;
return 0;
}
|
b) Contoh Operator Bitwise Right
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int Z ;
cout<<" Masukan nilai Z =" ;
cin>> Z ;
x=x<<1; //operator bitwise right
cout<<"Hasil dari geser 1 bit ke kiri="<< Z << endl;
return 0;
}
|
c) Contoh Operator Bitwise AND
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a,b,c ;
//input dalam desimal
cout<<" Masukan nilai B="; cin>>b;
cout<<" Masukan nilai C="; cin>>c;
cout<<endl<<endl ;
a=b&c ;
cout<<"Hasil dari "<<b<<"&"<<c<<"="<<a<<endl ;
return 0;
}
|
d) Contoh Operator Bitwise OR
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a,b,c ;
//input dalam desimal
cout<<" Masukan nilai B="; cin>>b;
cout<<" Masukan nilai C="; cin>>c;
cout<<endl<<endl ;
a=b|c ;
cout<<"Hasil dari "<<b<<"|"<<c<<"="<<a<<endl ;
return 0;
}
|
e) Contoh Operator Bitwise Exclusive Or
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a,b,c ;
//input dalam desimal
cout<<" Masukan nilai B="; cin>>b;
cout<<" Masukan nilai C="; cin>>c;
cout<<endl<<endl ;
a=b^c ;
cout<<"Hasil dari "<<b<<"^"<<c<<"="<<a<<endl ;
return 0;
}
|
f) Contoh Operator NOT
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a,b ;
//input dalam desimal
cout<<" Masukan nilai B="; cin>>b;
cout<<endl<<endl ;
a=~b ;
cout<<"Hasil dari ~"<<b<<"="<<a<<endl ;
return 0;
}
|
C. JENIS OPERATOR BERDASARKAN JUMLAH OPERAND
Berdasarkan jumlah operand, operator dapat dibedakan menjadi 3, yaitu :
1 1. Operator Unary
Adalah operator yang hanya memiliki 1 operand.
Contoh :
+ à membuat nilai positif : +7
- à membuat nilai negatif : -7
- à membuat nilai negatif : -7
2. Operator Binary
Adalah operator yang memiliki 2 operand. Operator jenis ini adalah yang paling banyak digunakan.
Contoh :
5 × 2 atau 10/3 atau 8 – 4 atau 1 + 7
3. Operator Tenary
Adalah operator yang memiliki 3 operand, yaitu operator kondisi “ ?” dan “ : “.
Contoh :
( 6 x 1 ) + 2
Daftar Pustakahttps://www.scribd.com/document/330227858/Pengertian-Operator-Pemograman
http://www.materidosen.com/2017/04/5-macam-operator-aritmatika-c-lengkap.html
Peter Van Der Linden, “Expert C Programming”, Prentice-Hall, 2001


Tidak ada komentar:
Posting Komentar