BIG
DATA
Big Data adalah istilah umum untuk segala
kumpulan himpunan data dalam jumlah yang sangat besar dan kompleks sehingga
menjadikannya sulit untuk ditangani atau di proses jika hanya menggunakan
manajemen basis data biasa atau aplikasi pemroses data tradisional.
Big Data menjamin pemrosesan solusi data dengan varian
baru maupun yang sudah ada untuk memberikan manfaat nyata bagi bisnis. Namun
pengolahan data dengan ukuran dan kompleksitas besar tetap sekedar solusi
teknologi kecuali jika dikaitkan dengan tujuan bisnis.
Hal terpenting dari Big Data bukanlah sekedar kemampuan teknis untuk mengolah
data melainkan manfaat yang dapat disadari oleh perusahaan dengan menggunakan
Big Data Analytics Terminologi Big Data diyakini berasal dari perusahaan
pencarian web yang mengolah data dengana gregasi yang terdistribusi sangat
besar dan tidak terstruktur.
contoh
Big Data dalm bidang kesehatan:
- Teknologi Hadoop untuk Pemantauan Kondisi Vital Pasien
Beberapa rumah sakit di
seluruh dunia telah menggunakan Hadoop untuk membantu stafnya bekerja secara
efisien dengan Big Data. Tanpa Hadoop, sebagian besar sistem layanan kesehatan
hampir tidak mungkin menganalisis data yang tidak terstruktur.

Children's Healthcare of Atlanta merawat lebih dari 6.200
anak di unit ICU mereka. Rata-rata durasi tinggal di ICU Pediatrik bervariasi
dari satu bulan sampai satu tahun. Children's Healthcare of Atlanta menggunakan
sensor di samping tempat tidur yang membantu mereka terus melacak kondisi vital
pasien seperti tekanan darah, detak jantung dan pernafasan. Sensor ini
menghasilkan data yang sangat besar, dan sistem yang lama tidak mampu untuk
menyimpan data tersebut lebih dari 3 hari karena terkendala biaya storage.
Padahal rumah sakit ini perlu menyimpan tanda-tanda vital tersebut untuk
dianalisa. Jika ada perubahan pola, maka perlu ada alert untuk tim dokter dan
asisten lain.
Sistem tersebut berhasil diimplementasikan dengan
menggunakan komponen ekosistem Hadoop : Hive, Flume, Sqoop, Spark, dan Impala.
Setelah keberhasilan project tersebut, project berbasis
Hadoop selanjutnya yang mereka lakukan adalah riset mengenai asma dengan
menggunakan data kualitas udara selama 20 tahun dari EPA (Environment
Protection Agency). Tujuannya: mengurangi kunjungan IGD dan rawat inap untuk
kejadian terkait asma pada anak-anak.
- Valence health : peningkatan kualitas layanan dan
reimbursements
Valence health menggunakan Hadoop
untuk membangun data lake yang merupakan penyimpanan utama data perusahaan.
Valence memproses 3000 inbound data feed dengan 45 jenis data setiap harinya.
Data kritikal ini meliputi hasil tes lab, data rekam medis, resep dokter,
imunisasi, obat, klaim dan pembayaran, serta klaim dari dokter dan rumah sakit,
yang digunakan untuk menginformasikan keputusan dalam peningkatan baik itu
pendapatan ataupun reimbursement. Pertumbuhan jumlah klien yang pesat dan
peningkatan volume data terkait semakin membebani infrastruktur yang ada.

Sebelum menggunakan big data, mereka membutuhkan waktu
hingga 22 jam untuk memproses 20 juta records data hasil laboratorium.
Penggunaan big data memangkas waktu siklus dari 22 jam menjadi 20 menit, dengan
menggunakan hardware yang jauh lebih sedikit. Valence Health juga mampu
menangani permintaan pelanggan yang sebelumnya sulit untuk diselesaikan.
Misalnya jika seorang klien menelpon dan mengatakan bahwa ia telah mengirimkan
file yang salah 3 bulan yang lalu, dan perlu untuk menghapus data tersebut.
Sebelumnya dengan solusi database tradisional, mereka memerlukan 3 sampai 4
minggu. Dengan memanfaatkan MapR snapshot yang menyediakan point-in-time
recovery, Valence dapat melakukan roll-back dan menghapus file tersebut dalam
hitungan menit.
- Hadoop dalam Pengobatan Kanker dan Genomics
Salah satu
alasan terbesar mengapa kanker belum dapat dibasmi sampai sekarang adalah
karena kanker bermutasi dalam pola yang berbeda dan bereaksi dengan cara yang
berbeda berdasarkan susunan genetik seseorang. Oleh karena itu, para peneliti
di bidang onkologi menyatakan bahwa untuk menyembuhkan kanker, pasien perlu
diberi perawatan yang disesuaikan dengan jenis kanker berdasarkan genetika
masing-masing pasien.
Ada sekitar 3 miliar pasangan nukleotida yang membentuk DNA
manusia, dan diperlukan sejumlah besar data untuk diorganisir secara efektif
jika kita ingin melakukan analisis. Teknologi big data, khususnya Hadoop dan
ekosistemnya memberikan dukungan yang besar untuk paralelisasi dan proses
pemetaan DNA.
David Cameron, Perdana Menteri Inggris telah mengumumkan
dana pemerintah sebesar £ 300 juta pada bulan Agustus, 2014 untuk proyek 4
tahun dengan target memetakan 100.000 genom manusia pada akhir tahun 2017
bekerja sama dengan perusahaan Bioteknologi Amerika Illumina dan Genomics
Inggris. Tujuan utama dari proyek ini adalah memanfaatkan big data dalam dunia
kesehatan untuk mengembangkan personalized medicine bagi pasien kanker.
Arizona State University mengadakan sebuah proyek penelitian
yang meneliti jutaan titik di DNA manusia untuk menemukan variasi penyebab
kanker sedang berlangsung. Proyek ini merupakan bagian dari Complex Adaptive
Systems Initiative (CASI), yang mendorong penggunaan teknologi untuk
menciptakan solusi bagi permasalahan dunia yang kompleks.
Dengan menggunakan Apache Hadoop, tim peneliti universitas
dapat memeriksa variasi dalam jutaan lokasi DNA untuk mengidentifikasi
mekanisme kanker dan bagaimana jaringan berbagai gen mendorong kecenderungan
dan efek kanker pada individu.
"Proyek kami memfasilitasi penggunaan data genomik
berskala besar, sebuah tantangan bagi semua institusi penelitian yang menangani
pecision medicine," kata Jay Etchings, direktur komputasi riset ASU.
Ekosistem Hadoop dan struktur data lake terkait menghindarkan setiap peneliti
dan pengguna klinis untuk mengelola sendiri jejak data genomik yang besar dan
kompleks.
- UnitedHealthcare: Fraud, Waste, and Abuse
Saat ini
setidaknya 10% dari pembayaran asuransi Kesehatan terkait dengan klaim palsu.
Di seluruh dunia kasus ini diperkirakan mencapai nilai miliaran dolar. Klaim
palsu bukanlah masalah baru, namun kompleksitas kecurangan asuransi tampaknya
meningkat secara eksponensial sehingga menyulitkan perusahaan asuransi
kesehatan untuk menghadapinya.
UnitedHealthCare adalah sebuah perusahaan asuransi yang
memberikan manfaat dan layanan kesehatan kepada hampir 51 juta orang.
Perusahaan ini menjalin kerja sama dengan lebih dari 850.000 orang tenaga
kesehatan dan sekitar 6.100 rumah sakit di seluruh negeri. Payment Integrity
group/divisi integritas pembayaran mereka memiliki tugas untuk memastikan bahwa
klaim dibayar dengan benar dan tepat waktu. Sebelumnya pendekatan mereka untuk
mengelola lebih dari satu juta klaim per hari (sekitar 10 TB data tiap harinya)
bersifat ad hoc, sangat terikat oleh aturan, serta terhambat oleh data yang terpisah-pisah.
Solusi yang diambil oleh UnitedHealthCare adalah pendekatan dual mode, yang
berfokus pada alokasi tabungan sekaligus menerapkan inovasi untuk terus
memanfaatkan teknologi terbaru.
Dalam hal pengelolaan tabungan, divisi tersebut membuat
“pabrik” analisis prediktif di mana mereka mengidentifikasi klaim yang tidak
akurat secara sistematis dan tepat. Saat ini Hadoop merupakan data framework
berplatform tunggal yang dilengkapi dengan tools untuk menganalisa informasi
dari klaim, resep, plan peserta, penyedia layanan kesehatan yang dikontrak, dan
hasil review klaim terkait.
Mereka mengintegrasikan semua data dari beberapa silo di
seluruh bisnis, termasuk lebih dari 36 aset data. Saat ini mereka memiliki
banyak model prediktif (PCR, True Fraud, Ayasdi, dll.) yang menyediakan
peringkat provider yang berpotensi melakukan kecurangan, sehingga mereka dapat
mengambil tindakan yang lebih terarah dan sistematis.
- Liaison Technologies: Streaming System of Record for
Healthcare
Liaison Technologies menyediakan
solusi berbasis cloud untuk membantu organisasi dalam mengintegrasikan,
mengelola, dan mengamankan data di seluruh perusahaan. Salah satu solusi
vertikal yang mereka berikan adalah untuk industri kesehatan dan life science,
yang harus menjawab dua tantangan : memenuhi persyaratan HIPAA dan mengatasi
pertumbuhan format dan representasi data.
Dengan MapR Stream, permasalahan data lineage dapat
terpecahkan karena stream menjadi sebuah SOR (System of Record) dengan
berfungsi sebagai log yang infinite dan immutable dari setiap perubahan data.
Tantangan kedua, yaitu format dan representasi data, bisa digambarkan dengan
contoh berikut: rekam medis pasien dapat dilihat dengan beberapa cara yang
berbeda (dokumen, grafik, atau pencarian) oleh pengguna yang berbeda, seperti
perusahaan farmasi, rumah sakit, klinik, atau dokter.
Dengan melakukan streaming terhadap perubahan data secara
real-time ke basis data, grafik, dan basis data MapR-DB, HBase, MapR-DB JSON,
pengguna akan selalu mendapatkan data paling mutakhir dalam format yang paling
sesuai.
Sumber
:
https://www.it-jurnal.com/pengertian-big-data/
https://idbigdata.com/official/5-contoh-penerapan-big-data-dalam-bidang-kesehatan/


Tidak ada komentar:
Posting Komentar