Full width home advertisement

Post Page Advertisement [Top]


TI Politala Alpro 1A
Nama  : Brilian Luhur Pambudi
Kelas  : 1A
NIM     : 1801301008
Matkul : alpro 1


PENYELEKSIAN KONDISI

                Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarokatuh ..............
      Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang Penyeleksian Kondisi pada C++ , semoga bermanfaat bagi anda.

A.Operasi penyeleksian kondisi
   Operasi penyeleksian kodisi adalah suatu struktur dasar algoritma yang memiliki satu atau lebih kondisi tertentu dimana sebuah instruksi dilaksanakan jika sebuah kondisi/persyaratan terpenuhi.
Beberapa bentuk struktur dasar pemilihan:
1.     Pernyataan IF
2.     Pernyataan IF-ELSE
3.     Pernyataan NESTED-IF
4.     Pernyataan IF-ELSE Majemuk
5.     Pernyataan SWITCH-CASE

    1. PERNYATAAN IF
        Percabangan dengan menggunakan pernyataan ‘if’ merupakan suatu pernyataan yang berguna untuk mengambil keputusan dari dua kondisi. Jika kondisi bernilai benar, maka perintah akan dikerjakan dan jika tidak memenuhi syarat maka akan diabaikan. Diagram alir dari ‘if’ :
Contoh IF :
for(a=1;a<=pembeli;++a)
    {
        cout<<endl;
        cout<<"Pembeli ke-1\n";
        cout<<"Pilih Kategori Film:\n";
        cout<<"A. Semua Umur (SU)\n";
        cout<<"B. 17+\n";
        cout<<"Masukan pilihan (A/B): ";cin>>nf;
        if (nf=='Y'||nf=='y')
        {
            cout<<"Pilihan Film:\n";
            cout<<"1. Incredieble\n";
            cout<<"2. Inside out\n";
            cout<<"3. Moana \n";
            cout<<"Masukan Film yang dipilih (1/2/3): ";cin>>plh;
            cout<<"Masukan jumlah tiket yanng dibeli: ";cin>>tiket;
            cout<<"Masukkan hari menonton (weekday/weekend); ";cin>>hari;
            if(plh=='1')
            {
                cout<<"incredible"<<endl;
            }
           



  

2. PERNYATAAN ELSE-IF
        Dalam struktur kondisi if.....else minimal terdapat dua pernyataan. Jika kondisi yang diperiksa bernilai benar atau terpenuhi maka pernyataan pertama yang dilaksanakan dan jika kondisi yang diperiksa bernilai salah maka pernyataan yang kedua yang dilaksanakan..
 Contoh ELSE-IF :



#include <iostream>
using namespace std;
main ()
{
else if(plh=='2')
            {
                cout<<"inside out"<<endl;
            }
            else if(plh=='3')
            {
                cout<<"moana"<<endl;
            }

}


3. Pernyataan NESTED IF
Nested if atau dalam bahasa simplenya fungsi if didalam fungsi if.Beriku adalah contoh penulisan secara umum if dalam if .
Contoh NESTED IF :
#include <iostream>
using namespace std;
main ()
{
float pendapatan, jasa=0, komisi=0, total=0;
cout << "pendapatan hari ini Rp.";
cin >> pendapatan;
if (pendapatan >= 0 && pendapatan <=20000)
    {
        jasa = 10000;
        komisi = 0.1*pendapatan;
    }
else if(pendapatan<=50000)
    {
    jasa = 20000;
    komisi= 0.15*pendapatan;
    }
else
    {
    jasa=30000;
    komisi=0.2*pendapatan;
    }

total = komisi+jasa;
cout << "uang jasa   Rp. "<<jasa<<endl;
cout << "uang komisi Rp. "<<komisi<<endl;
cout << "==============================="<<endl;
cout << "hasil total Rp. "<<total<<endl;
}


4. PERNYATAAN IF-ELSE MAJEMUK

       Pernyataan If – Else majemuk yaitu Bentuk dari  if-else bertingkat sebenarnya  serupa  dengan  nested if, keuntungan penggunanan  if-else  bertingkat dibanding dengan  nested if  adalah penggunaan bentuk penulisan yang lebih sederhana
 Contoh IF-ELSE Majemuk :


#include <iostream>
using namespace std;
main ()
{
int pilihan;
cout << “nama Perusahaan:\t1.PT.Brilian\n”;
cout << “\t2.PT.luhur abadi”;
cout << “\n\t3.PT.citra kencana \n”;
cout << “Masukan Pilihan(1/2/3): “;
cin >> pilihan;

if (pilihan == 1)
cout << “Anda memilih nama perusahaan PT.Brilian \n”;
}
else if (pilihan==2)
cout << “anda memilih nama perusahaan PT.luhur abadi”;
else if (pilihan==3)
cout << “anda memilih nama perusahaan PT.citra kencana”;
}


5. PERNYATAAN SWITCH-CASE
       Pernyataan switch adalah adalah pernyataan penyeleksian untuk memanipulasi jalanya aliran program berdasarkan conditional expression, Mengendalikan aliran program agar dapat berjalan secara fleksibel atas keadaan program dan keinginan user. Pernyataan ini akan memilih solusi / pilihan yang sesuai dengan ekspresi kondisi.
Switch – Case memiliki kegunaan sama seperti if-else bertingkat, tetapi penggunaannya untuk memeriksa data yang bertipe karakter atau integer.
Contoh SWITCH-CASE :

#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
    {
char kode;
cout << "Masukkan kode barang [A..C]";
cin >> kode;
switch (kode)
{
case 'A':
cout << "Alat Olahraga";
break;
case 'B':
cout << "Alat Elektronik";
break;
case 'C':
cout << "Alat Masak";
break;
default:
cout << "Anda salah memasukkan kode";
break;
}
    }



DAFTAR PUSTAKA
https://meldarosalina.wordpress.com/2017/10/06/operasi-penyeleksian-kondisi-pada-c/
https://eprints.binadarma.ac.id/631/1/PRAK.%20ALGORITMA%20%26%20PEMROGRAMAN%20materi%2015.pdf


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sistem Pengambilan Keputusan

Sistem Pengambilan Keputusan 1.      Pengertian Dan Fungsi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) Pengertian Dan Fungsi Sistem Penduk...

Bottom Ad [Post Page]